Catatan kecil menjelajahi kebun raya bogor_balovmonstory13_

Catatan kecil menjelajahi kebun raya bogor_balovmonstory13_
Pagi ini adalah pagi yang cukup cerah untuk melakukan aktivitas maupun rutinitas, tp buat saya pagi ini merupakan pagi yang sangat indah. Bukan karna cuaca saja yang cerah melainkan saya sudah janji sama doi untuk mengajak dia jalan jalan ke bogor.
Ya,,, meskipun saya sudah beberapa kali kesana. Tapi tetap saja jalan jalan kali ini terasa berbeda dan special, apalagi coba kalo bukan karna di temenin si doi.. apalagi doi nya itu se cantik kamu *iyaa.. kamuu…* hehehe…..

Dengan hati gembira dan senyum yang sumringah di mulai lah perjalan kita.  Mula nya si doi sebut saja dia momon *panggilan kesayangan saya :D* menjemput saya dengan sepeda motornya menuju rumah saya *gak modal banget ya saya.. :v* setelah sampai rumah saya kita pun pamit sama orang tua saya dan langsung cuss kita jalan. Dan sampai di sebuah mall di bekasi kita langsung masuk dan parkir di parkiran sepeda motor. Perlu diketahui aja, Kita pergi ke bogornya gak naik motor melainkan naik KRL, makanya motor di parkir di mall tersebut dan kita langsung melanjutkan perjalan dengan menaiki angkutan umum yang ada di bekasi yang dikenal disini dengan sebutan elf dan langsung menuju stasiun bekasi.

Kurang lebih memakan waktu 30 menit perjalan dari mall menuju stasiun. Sesampainya di stasiun bekasi. Saya langsung mengantri di loket untuk membeli tiket, sedangkan si doi momon sepertinya enggan untuk ikut mengantri karna gak mau berdesak desakan. Yang mungkin dia keburu gak kuat sama aroma nya yang kayak nano-nano *manis-asem-asin-kecut :v* setelah membeli tiketnya untuk 2 orang seharga Rp.16k/orang   . Kita langsung tap di gate dan langsung menuju ke  kereta jurusan Jakarta kota. Kondisi pagi itu cukup padat seperti biasanya, dan kita pun masuk ke dalam gerbong KRL dengan sedikit berdesakan. Betul saja karena padatnya manusia yang dengan tujuannya masing masing bejubel di dalam gerbong KRL pada pagi itu. ya Terpaksa kita harus berdiri dengan berpegangan pada tali pegangan. Dengan wajah sedikit murung si doi menunjukan ekspresi tak nyaman, mungkin dia badmood. Untuk mengurangi sedikit rasa badmoodnya dia, saya beri aja dia permen *kayak anak kecil aja dikasih permen* abis tadinya saya pas dirumah ingin beli coklat untuk dia. tapi gak sempat karna doi keburu jemput duluan.

Di dalam KRL  tingkat kewaspadaan saya mulai di tingkatan, selain untuk menjaga dompet di kantong belakang celana. Saya juga gak mau kalo si doi sampai ada tangan tangan durjana yang ingin menjamah tubuhnya dari berbagai penjuru baik disengaja, maupun tidak. Pandangan saya tetap berfokus kepada dua hal tersebut. Sesekali saya ingin melihat wajah si doi yang cute *udah dari lahir kali ya* dan mukanya dia sepanjang perjalanan KRL tetap aja flat selama belum dapat tempat duduk.
Stasiun demi stasiun dilewati oleh KRL yang kita naiki, tapi masih tak kunjung mendapatkan tempat duduk hingga akhirnya KRL sampai pada stasiun transit di stasiun manggarai yang itu artinya kita harus turun dan berpindah peron serta KRL jurusan manggarai-bogor.  Sekitar 5 menit kita menunggu kereta datang, akhirnya datang juga. Terlihat dari arah utara KRL jurusan bogor tersebut akan segera datang, dan si doi pun kali ini terlihat sedang berancang ancang supaya dia bisa dapat tempat duduk. Saya pun yang melihat hal tersebut hanya bisa pasang kuda-kuda aja jagain doi supaya gak terjatuh karna adanya rongga antara KRL dan peron. Selain itu supaya doi dapat dengan mudah masuk ke dalam KRL dan segera dapat tempat duduk. Kereta semakin mendekat dan berhenti. Pintu gerbong terbuka, Si doi dengan sigap langsung berebut masuk kedalamnya, saya Cuma bisa megangin dia aja dari belakang supaya dia tidak di dorong dorong dari belakang dan akhirnya perjuangan kita tak sia sia.

Kali ini kita dapat tempat duduk, meskipun dengan rasa tebal muka saya harus duduk di bangku prioritas tapi karna kaki terlanjur pegal sepanjang menuju manggarai tadi berdiri. kita pun memutuskan untuk duduk di bangku prioritas tersebut. Dengan melemparkan celotehan kepada si doi seraya berkata *lek, emang kita di prioritas mana nh sampe kita harus duduk disini..* .. si doi ngejawab aja lagi *aku kan lagi hamil,, baru empat bulan nh sambil mengusap perutnya*    huss… kalo ngomong enak banget… ujar saya.   Si doi hanya tersnyum nyeleneh kepada saya.  KRL pun menutup  pintu otomatisnya, tanda bahwa KRL akan segera melanjutkan perjalanan menuju stasiun pemberhentian terakhir yaitu stasiun bogor. Pada saat KRL kembali berhenti pada suatu stasiun, lagi lagi suasana di dalam KRL kembali bertambah sesak. Apalagi di depan saya terdapat seorang lansia yang baru masuk dan tak mendapat tempat duduk, *haduh.. alamat berdiri lagi nh sepanjang perjalanan,, gumam saya*  dengan besar hati saya pun mempersilahkan ibu lansia tersebut untuk duduk di samping doi. Dan saya pun lagi lagi harus berdiri -_- .

KRL pun kembali melanjutkan perjalanannya, sekitar kurang lebih 2jam-an kita di kereta *terhitung KRL dari bekasi* dan akhirnya kita sampai di stasiun pemberhentian trakhir yaitu stasiun bogor. Karna perjalanan yang cukup memakan waktu tersebut, si doi sampai ketiduran di KRL dan jadi malas bangun karna hawa di dalam KRL nya sendiri pun sangat ngedukung banget untuk pelor(nempel molor) *dingin.. dingin.. gimana gitu…*  si doi pun akhirnya pun saya bangunin dengan mata yang masih dipicing picingkan sambil ngulet manja *jjjiiiaahh,,,, tapi sah sah aja sh buat orang cantik mah :v* kembali saya menuntun dan menjaga dia turun dari KRL dengan nyawa yang belum sepenuhnya kumpul *efek kecapean berdiri dari bekasi tadi :v*.  

-to be continue-

posted under |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lama Beranda

RSS feed

Followers


Recent Comments